Membangun Pesantren di Desa Talaga sebagai Dukungan Pasca Bencana Gempa Bumi Cianjur
Lumii_20230615_205114819-2520953330

Kampung Sindangpalay, Desa Talaga, Kecamatan Cugenag, Kabupaten Cianjur kini memiliki kehadiran pondok pesantren yang sangat berarti bagi masyarakat setempat.
Pondok pesantren tersebut adalah Pondok Pesantren Keluarga Muslim Dzuriyyah Thoyyibah 2 (PKM-DT) , yang didirikan setelah serangkaian kegiatan kemanusiaan pasca bencana gempa bumi yang melanda Cianjur beberapa waktu lalu.
Semua bermula dari usaha Ustad Ayi Deddy seorang tokoh agama yang mendirikan pondok pesantren ini.
Pasca bencana gempa bumi terjadi, Ustad dan para santrinya kerap berkeliling dari tenda ke tenda pengungsian, memberikan bantuan dan dukungan moral kepada para korban yang terdampak bencana.
Mereka tidak hanya mengumpulkan bantuan dari para donatur, tetapi juga melaksanakan sholat berjamaah dan mengisi pengajian untuk para pengungsi.Keberadaannya memberikan harapan dan semangat baru bagi masyarakat pengungsi.
Mereka tidak hanya mendapatkan bantuan materiil, tetapi juga mendapat dukungan spiritual yang sangat dibutuhkan dalam situasi sulit tersebut.

Aktivitas berkeliling ini memberikan kesempatan kepada para pengungsi untuk kembali merasakan kebersamaan dalam menjalankan ibadah dan memperkuat iman serta keimanan.

Ustad Ayi mengatakan, dari perjalanan berkeliling itulah, merasakan panggilan untuk memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat di daerah terdampak bencana.
Mereka tidak hanya mendapatkan bantuan materiil, tetapi juga mendapat dukungan spiritual yang sangat dibutuhkan dalam situasi sulit tersebut.

Aktivitas berkeliling ini memberikan kesempatan kepada para pengungsi untuk kembali merasakan kebersamaan dalam menjalankan ibadah dan memperkuat iman serta keimanan.

Ustad Ayi mengatakan, dari perjalanan berkeliling itulah, merasakan panggilan untuk memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat di daerah terdampak bencana.
Pondok pesantren ini menyediakan berbagai program pendidikan dan pengembangan diri, serta kegiatan kemanusiaan lainnya untuk membantu masyarakat setempat bangkit dari keterpurukan.
Melalui pendidikan agama yang diselenggarakan, pondok pesantren ini bertujuan untuk mengajarkan nilai-nilai Islam yang mengedepankan kedamaian, toleransi, dan kepedulian sosial.
Selain itu, Ustad Ayi dan para santri juga aktif dalam memberikan pembinaan rohani dan pengajaran kepada masyarakat sekitar, mengingat pentingnya dukungan spiritual dalam menghadapi cobaan dan tantangan kehidupan.***