MUHASABAH DIRI DI HARI RAYA IDUL ADHA 1444 H
sejarah-qurban

Jika kita belum mampu menyembelih binatang qurban, maka sembelihlah sifat HEWAN dalam diri kita.

Jika kita belum mampu melempar jumroh, maka lemparlah sifat kebencian dan egoisme dalam hati kita.

Jika kita belum mampu mengelilingi ka’bah untuk tawaf, maka kelilinglah ketempat sanak saudara, tetangga, dan sahabat untuk menjalin UKHUWAH..

Setiap kita adalah ‘IBRAHIM’ dan setiap Ibrahim punya ‘ISMAIL’
Ismailmu mungkin ‘HARTAMU’, Ismailmu mungkin ‘JABATANMU’, Ismailmu mungkin ‘GELARMU’ Ismailmu mungkin ‘EGOMU’,

Ismailmu adalah sesuatu yg kau ‘SAYANGI’ dan kau ‘PERTAHANKAN’ di dunia ini..

Ibrahim tidak diperintah Allah untuk membunuh Ismail, Ibrahim hanya diminta Allah untuk membunuh rasa ‘KEPEMILIKAN’ terhadap Ismail. Karena HAKEKATNYA semua adalah milik Allah..

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menganugrahkan KESHALIHAN Nabi Ibrahim dan KEIKHLASAN Nabi Ismail kepada kita semua, agar kita bisa mengaplikasikan dalam kehidupan kita..

Jangan rendahkan dan hinakan orang lain dengan harta, jabatan dan gelarmu.. Karena di hadapan Allah hanya ketaqwaan kita yang diterimaNya..

Selamat menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1444 H, semoga kita bisa meneladani kecintaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail kepada Allah Suhanahu Wata’ala.

Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin…..